Merayakan UlangTahun ke-100, Perusahaan Ini Siap Melantai di Bursa Saham Indonesia


Perusahaan gas industri pertama yang ada di Indonesia, yakni PT Aneka Gas Industri hari ini (22/8) melakukan public expose penawaran saham perdana (IPO). Perusahaan yang terkenal dengan nama dibawah nama Samator Group milik keluarga Harsono ini membidik dana segar dari penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak-banyaknya 25 persen dari modal ditempatkan perseroan atau 766.660.000 lembar saham. Dimana rentang harga dipatok pada pada angka Rp 1000 - Rp 1290. Sehingga target dana yang terkumpul pada penawaran umum saham perdana ini sekitar Rp 989 miliar. Kisaran harga penawaran tersebut mencerminkan price-earning 2017 sebesar 16,8 kali sampai 21,6 kali.

Rencananya, AGI akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri seperti Hong Kong, Kuala Lumpur, dan Singapura. Rencananya, PT Aneka Gas menggunakan buku keuangan periode Maret 2016 sebagai salah satu syarat pengajuan pelaksanaan IPO. Tercatat, aset perusahaan sekitar Rp5 triliun, dengan ekuitas Rp2 triliun.
Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan Senin (22/8), disebutkan bahwa rencananya, dana hasil dari IPO akan digunakan untuk sejumlah hal. Sekitar 40% akan digunakan perseroan dan entitas anak dan asosiasi untuk pembiayaan belanja modal dalam rangka penambahan gas plant dan/atau filling station dan peremajaan pabrik serta peningkatan sarana dan prasarana distribusi.

Kemudian, 40% lainnya akan digunakan perseroan untuk melakukan pembayaran sebagian pinjaman perseroan. Sisanya 20% aka digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan dan/atau entitas anak, yaitu SGI., dalam kegiatan operasional di Gas Plant, filling station, dan operasi instalasi terkait dengan medis untuk rumah sakit seperti pembayaran bahan baku, gaji karyawan, dan utang dagang kepada pemasok, overhead termasuk listrik dan biaya lainnya.

Aneka Gas Industri menunjuk tiga penjamin plaksanaa emisi efek, yaitu PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT RHB Securities Indonesia.

Tampil beda, perusahaan ini menawarkan saham dari subsektor yang belum ada tandingannya di Bursa Efek Indonesia, yakni gas industri. Pangsa pasarnya untuk subsektor itu sendiri telah mencapai 30%. Jaringan distribusinya antara lain, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Bali, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo. Juga mencakup Aceh, Riau, DKI Jakarta, Sumatra Utara, dan Batam.
Aneka Gas merupakan perusahaan gas industri yang bermain dari sektor hulu hingga hilir seperti di sektor manufaktur, rumah sakit, pertanian, dan makanan. Produk yang disediakan perseroan antara lain gas udara (oksigen, nitrogen, argon), gas campuran, gas sintetis, gas khusus, gas campuran, dan bahan bakar gas. Bahkan, untuk konsumen ritel, Samator Group punya produk oksigen murni dalam kemasan kaleng bermerek Oxycan. Sedangkan untuk jenis gas yang saat ini sedang terkenal karena dapat membekukan makanan dengan cepat, sehingga dipakai oleh koki-koki untuk membuat seni makanan molecular gastronomy juga diproduksi oleh perusahaan ini, yakni nitrogen cair
Image result

Perseroan menargetkan pangsa pasar bakal meningkat hingga 40% dalam beberapa tahun mendatang. Nini Liemijanto, Direktur Keuangan Aneka Gas Industri, mengatakan dalam lima tahun mendatang perseroan menjaga pertumbuhan pendapatan sebesar 30% tahunan dan peningkatan laba tahunan sebesar 10% hingga 15%. Per 2015, pendapatan perseroan mencapai Rp1,43 triliun, naik 29,81% dari tahun sebelumnya. Dalam empat tahun ke belakangan, pendapatan pada 2015 bertumbuh paling tinggi.

Seiring IPO saham, perseroan akan menjalankan Program Alokasi Saham kepada Karyawan (ESA) maksimal 76,67 juta saham atau 10% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham.

Aksi lain yang akan mengiringi aksi IPO saham yakni penjualan saham melalui penawaran terbatas (private placement). Pihak penjual, yakni PT Aneka Mega Energi, akan melakukan penawaran terbatas atas saham miliknya maksimal 5% dari modal diempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham atau maksimal 153,33 juta saham ke pihak tertentu.

Pasca penawaran umum perdana saham, perseroan akan melaksanakan Management and Employee Stock Option Program (MESOP) dengan menerbitkan opsi saham yang dapat dilaksanakan maksimal 306,67 juta saham atau 10%.

Bila IPO saham sudah berlangsung sesuai rencana, program ESA dan MESOP dijalankan, dan penawaran terbatas dilangsungkan, maka kepemilikan saham masyarakat dalam Aneka Gas menjadi 25%.

Sementara itu, Aneka Mega Industri mengantongi 34,35% saham, PT Samator 25,23%, Arief Harsono 3,01%, Rachmat Harsono 0,79%, Heyzer Harsono 0,13%, dan Rasid Harsono 0,12% saham. Adapun, ESA mengantongi 2,27% saham dan MESOP menggenggam 9,09% saham. Total jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 3,37 miliar, naik 47% dari saat ini 2,3 miliar.

You Might Also Like

0 comments