BBNI Menuju Rp 4,300?



Salam Invest!
Harga saham perbankan sedang mengalami beberapa tekanan memasuki kuartal ke-2 tahun 2016. Beberapa penyebabnya:
1. Kebijakan BI seperti penurunan BI Rate hingga BI 7 Days
2. Sentimen asing seperti kebijakan The Fed
3. Perlambatan ekonomi Indonesia
Penurunan harga saham perbankan ini menyebabkan penurunan pada IHSG mengingat saham perbankan memiliki pengaruh yang cukup besar pada IHSG. Namun yang menarik dari penurunan saham perbankan ini adalah keputusan untuk membeli atau tidak.
Saham perbankan yang akan dibahas adalah BBNI. Mengapa? Saya rasa harga saham BBNI saat ini sangat menarik. Mari kita bahas mengapa BBNI ini menarik!
1. Rasio P/E dan PBV
Tahun 2015 EPS BBNI adalah 487. Ini memberikan rasio P/E sekitar 9.05x. Pada tahun-tahun sebelumnya, rasio P/E BBNI lebih dari 11x. Ini menunjukkan dari segi rasio P/E BBNI sangat menarik.
PBV dari BBNI sekitar 1.02x. PBV sebesar ini untuk saham blue chip sangatlah menarik.
2. Rasio Lain-Lain
Berdasarkan laporan keuangan tahun 2015 NPL bruto menjadi 2.7. Beberapa bank lainnya juga mengalami peningkatan NPL sehingga dirasa BBNI masih layak untuk dikatakan baik.
ROE dari BBNI 17.2% yang menunjukkan bahwa ROE ini cukup tinggi. NIM 6.4 yang mungkin akan berkurang karena ada kebijakan pemerintah untuk mengurangi NIM perbankan. Namun, NIM dari BBNI ini tergolong tidak terlalu tinggi daripada perbankan besar lainnya sehingga pengurangan NIM mungkin tidak akan berpengaruh banyak pada BBNI.
Berdasarkan rasio-rasio yang ada, BBNI dapat dikatakan berkinerja baik.
3. Overview Perusahaan
Manajemen memiliki target di tahun 2016 ROE dikisaran 17%-19%, pertumbuhan kredit 16%-18%, dan NPL bruto 2.3-2.5. Apabila tidak ada perubahan target, maka jelas BBNI ini memiliki prospek yang baik. Pada Q1 2016, EPS BBNI menjadi 161 atau lebih baik daripada Q1 2015. Ini menunjukkan bahwa komitmen manajemen untuk meningkatkan pertumbuhan kredit sudah sangat baik.
Salah satu yang perlu dicermati adalah aturan baru dari BI. Aturan baru dari BI banyak berlaku di Q3 2016. Oleh karena itu perlu untuk melihat perkembangan BBNI di Q2, apakah mampu mempertahankan kinerjanya atau tidak. Namun dengan harga saat ini, saya rasa BBNI sudah cukup baik untuk dipertimbangkan.
Perlu untuk dicatat juga bahwa beberapa anggota direksi juga memegang saham BBNI. Oleh karena itu saham BBNI ini diharapkan untuk mengalami perkembangan.
4. Harga Wajar
Bagi saya, harga wajar BBNI saat ini adalah Rp 4,520 – Rp 4,620. Namun saya rasa BBNI masih berpotensi turun hingga Rp 4,200. Namun nilai Rp 4,200 ini nilai yang mungkin cukup sulit untuk terealisasi. Salah satu pertimbangan saya adalah banyaknya aksi jual yang dilakukan oleh broker asing. Selain itu banyaknya sentimen negatif terhadap perbankan. Apakah BBNI bisa Rp 4,200? Saya rasa penurunan BBNI terdekat adalah Rp 4,300. Penurunan hingga Rp 4,300 ini mungkin masih mungkin, tapi jika memang benar bisa turun hingga Rp 4,300 saya akan menunggu hingga Rp 4,200.
Sekian ulasan pendek saya mengenai BBNI. Sebenarnya masih banyak yang dapat dituliskan, namun dengan harga yang saat ini saya rasa semuanya sepakat bahwa BBNI sangatlah menarik. Jika ada pertanyaan silahkan meninggalkan komentar.

You Might Also Like

0 comments