Antara Investasi Saham, Investasi Properti, dan Investasi Pada Bisnis Riil, Anda Pilih Yang Mana?




Bagi anda yang sedang berpikir untuk memulai suatu usaha, atau mencoba berbagai macam produk investasi, atau mungkin berniat membeli suatu properti yang katanya dapat menjadi alat untuk berinvestasi. Saran saya adalah sabar dulu dan lakukanlah evaluasi terhadap kelebihan dan kekurangan dari masing-masing opsi yang anda pertimbangkan.

Pada artikel ini, akan dibahas mengenai evaluasi yang dilakukan terhadap opsi Berinvestasi Saham jika dibandingkan dengan berinvestasi pada Bisnis Riil dan Real Assets Berupa Properti. Perbandingan terhadap dua opsi tersebut saya gunakan karena saya anggap dua opsi tersebut banyak dipilih oleh orang-orang sehingga kedua opsi tersebut adalah opsi superior dari investasi saham.

Evaluasi yang dilakukan pada opsi saham ini adalah dengan menggunakan SWOT Analysis. Fungsinya adalah untuk mengevaluasi suatu rencana dengan menggunakan empat faktor yang terbagi dalam sisi internal dan eksternal. Serta terbagi juga dalam kategori helpful dan harmful untuk mencapai suatu tujuannya.

Sebagai pengetahuan untuk anda, Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau rencana bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari rencana bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT.

Analisa SWOT Saham

Dapat terlihat pada gambar diatas merupakan analisa SWOT untuk berinvestasi saham dengan perbandingan terhadap investasi pada properti dan bisnis riil yang akan dijelaskan lebih dalam pada bagian selanjutnya.

Sebelum membuat matriks SWOT seperti pada gambar diatas, terlebih dahulu anda perlu menentukan tujuan utama dari investasi yang hendak dilakukan. Saya lebih senang memilih tujuan berinvestasi adalah untuk mendapatkan profit/gain/return karena tujuan ini pulalah yang digunakan pada seni berusaha dan investasi properti.

Penjelasan untuk tiap evaluasi SWOT nya adalah sebagai berikut:



STRENGTHS


1. Biaya operasional yang relatif sangat kecil

Biaya operasional untuk memulai berbisnis saham, bisa dibilang sangat kecil. Cukup dengan memiliki komputer dan koneksi internet untuk mengecek beritas, mengamati situasi pasar, dan mengamati grafik saham. Bahkan, saat ini perdagangan saham sudah dapat dilakukan melalui smartphone (di era teknologi seperti sekarang ini, hampir semuanya menggunakan smartphone saja bukan?)

Dibandingkan dengan investasi pada bisnis riil yang membutuhkan berbagai macam biaya operasional, berinvestasi pada saham ini dinilai membutuhkan biaya operasional yang jauh lebih murah daripada berinvestasi pada bisnis riil. Begitu juga dengan biaya operasional untuk merawat aset properti anda, bisakah anda membayangkan opsi mana yang paling efisien dalam pengeluaran biaya operasional?

2. Lebih mudah untuk dilikuidasi

Portofolio saham dapat dilikuidasi (diuangkan) dalam waktu 3 hari kerja saja (jika pada hari senin saham anda berhasil terjual, pada hari kamis dananya akan masuk rekening anda, dan ini sudah diatur dalam perdagangan efek)

Jika dibandingkan dengan properti, waktu untuk sebuah properti dapat laku terjual ini tidak dapat diukur dan biasanya relatif lama. Walaupun telah di diskon sekalipun, dengan harapan cepat laku terjual, tetap saja tidak terukur seberapa lama properti ini dapat dilikuidasi.

Begitu juga dengan bisnis pada sektor riil, Selain banyaknya proses persiapan hingga bisnis riil anda dapat beroperasi. Terkadang ketika anda merasa perlu "exit" dari bisnis tersebut, atau ingin berganti sektor bisnis, anda perlu menjual bisnis tersebut kepada orang lain. Atau dapat juga menjual seluruh aset usaha anda, hal ini sangatlah sulit untuk dilakukan.

3. Dapat memilih berbagai sektor bisnis dibandingkan dengan investasi langsung pada bisnis riil


Investasi pada portofolio saham memiliki fleksibilitas tinggi untuk memilih sektor bisnis yang hendak anda investkan.

Sebagai gambaran, apabila anda memiliki ketertarikan dan mengerti industri konstruksi, serta anda juga yakin bahwa sektor tersebut akan terus berkembang dan memiliki prospek baik kedepannya, anda bisa melakukan screening terhadap perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan sahamnya dapat anda beli melalui bursa saham. Kemudian anda berniat untuk membeli suatu saham perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Selain konstruksi, anda juga tertarik kepada perusahaan yang memproduksi semen misalnya karena menjadi salah satu penunjang industri konstruksi berdiri, maka anda melakukan screening terhadap saham-saham melantai di bursa yang memproduksi semen.

4. Mudah dalam hal pengelolaan dan pemeliharaan dibandingkan dengan investasi langsung pada bisnis riil

Perlu diakui sebelumnya, berbisnis pada sektor riil memang memiliki seni dan keasyikan tersendiri dalam hal pengelolaannya. Bahkan anda bisa katakan berbisnis pada sektor riil dapat menyesuaikan dengan passion anda sehingga anda memiliki power lebih untuk menjalankannya.

Namun, dibalik itu semua potensi untuk bangkrut juga menjadi besar. Menjalankan bisnis riil memerlukan pengelolaan terhadap banyak hal, mulai dari konsep, operasional, SDM, dan lain-lain.

Sektor portofolio saham lebih banyak membaca berita dan memilah informasi yang terkait dengan perusahaan dalam portofolio kita. Dan setiap kuartal juga perlu menganalisa laporan keuangan dari portofolio saham yang dipegang. Bagi yang telah memiliki ilmu dan pengalaman, pekerjaan ini sangatlah ringan (bagi yang tidak mengerti, sebaiknya anda luangkan waktu untuk mempelajarinya terlebih dahulu). Tentunya ini jauh berbeda dengan mengelola bisnis riil secara langsung.

5. Memiliki jam kerja yang jelas dan dapat mengerjakan "PR" kapan saja dimana saja

Berbisnis pada sektor saham tidak perlu khawatir dengan kesibukan untuk mengurusnya, Bagi anda yang memiliki kegiatan lain seperti bekerja berbisnis saham ini dapat menjadi alternatif pilihan anda. Anda hanya dapat melakukan perdagangan saham mulai dari pukul 9 pagi s/d pukul 4 sore tiap hari kerja. Apalagi jika anda berbisnis saham tipe investor, anda tidak perlu harus selalu memperhatikan running perdagangan setiap harinya. Yang anda perlu luangkan waktu lebih adalah untuk terus belajar dan meluangkan waktu membuat "pekerjaan rumah" anda sendiri diluar jam perdagangan bursa. Buatlah rencana waktu dan strategi sendiri-sendiri untuk mengerjakan PR anda ini.

6. Memiliki hak atas kepemilikan terhadap perusahaan besar

Keuntungan lainnya dari berbisnis saham adalah, portofolio saham yang anda beli itu semua merupakan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki jumlah ekuitas/modal yang tidak sedikit. Sehingga anda tidak perlu khawatir akan keberlangsungan usaha dari perusahaan-perusahaan tersebut. Ditambah lagi, apabila perusahaan yang tercatat dalam portofolio anda melakukan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) anda dapat menghadiri acara tersebut sambil bertemu dengan beberapa orang yang mungkin dapat lebih membuka pandangan anda seputar dunia usaha.




WEAKNESSES


1. Harga adalah penilaian semu terhadap sebuah perusahaan

Harga sebuah saham pada suatu perusahaan dapat naik secara tiba-tiba dan dapat anjlok pula secara tiba-tiba. Ini dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, salah satunya adalah kondisi supply-demand terhadap saham tersebut. kemudian ada pula pihak yang memiliki kemampuan menggerakan harga sehingga analisis-analisis yang kita lakukan bisa saja salah karena pengaruh/faktor dari hal tersebut.

Tetapi selama portofolio saham anda merupakan perusahaan-perusahaan yang baik dan terus berkembang, biasanya begitu kepanikan akan jual-beli saham tersebut reda atau pihak tersebut telah selesai memainkan harga saham perusahaan tersebut, maka nilai/harganya akan kembali normal

2. Untuk memulainya, diperlukan kemauan lebih untuk belajar dan mempraktikkannya untuk beberapa tahun

Tidak perlu dipungkiri bahwa untuk berbisnis pada sektor ini, anda perlu banyak belajar dan mulai menyukai berhitung. Bahkan analis-analis saham pun terkadang bisa salah dalam memprediksi saham mana yang layak untuk dibeli atau disimpan.

Anda akan dihadapkan dengan menganalisa sebuah perusahaan, untuk itu biasanya anda melakukan penelitian terhadap kondisi dan prospek suatu usaha. Serta anda juga perlu menghitung kinerja perusahaan tersebut secara historikal.

Apabila anda sudah memiliki niat penuh untuk berbisnis pada sektor ini, anda dapat memanage waktu untuk membaca buku-buku tentang saham dan membaca berita/kondisi pasar.

3. Tidak seperti pada investasi properti atau bisnis riil, bentuk atau produk yang kita miliki pada investasi ini tidak akan terlihat secara kasat mata

Berbeda dengan properti yang dapat berbentuk tanah, rumah, apartemen, ruko, atau seluruh bangunan yang mungkin kepemilikannya dapat anda miliki. Serta pada sektor bisnis riil yang mungkin anda akan memiliki sebuah kedai kopi, 100 unit truk tronton, atau mungkin sebuah kantor.

Pada bisnis saham ini, anda tidak akan melihat investasi dalam bentuk yang kasat mata. Melainkan hanya surat, kertas, surat, dan kertas lagi yang anda miliki secara kasat mata. Pada era perdagangan saat ini bahkan surat kepemilikan saham tersebut tidak anda pegang, melainkan disimpan pada lembaga penyimpanan surat saham milik bursa efek.




OPPORTUNITIES


1. Terdapat peluang untuk menghasilkan return atau profit

Merujuk pada tujuan utama berbisnis saham ini adalah menghasilkan profit atau return dari portofolio saham yang anda beli. Return atau profit tersebut bisa anda dapatkan dari selisih penjualan harga saham dengan harga beli anda (ini yang banyak dilakukan para trader dan scalper) serta dari dividen yang dibagikan perusahaan portofolio anda kepada seluruh pemegang sahamnya atas profit yang berhasil didapatkan perusahaan dalam suatu waktu tertentu.

Berapa besar return yang bisa didapatkan dari berinvestasi pada sektor ini? Jawaban ini dapat berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung dari strategi dan kemampuan modal masing-masing. Yang perlu dipertanyakan adalah, jika dibandingkan dengan berbisnis riil atau berinvestasi pada properti, opsi apa yang menghasilkan return paling besar?

2. Dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan suatu negara

Contohnya adalah apabila anda membeli saham pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi atau infrastruktur, yang mana anda tahu bahwa perusahaan tersebut mendapatkan banyak proyek-proyek pembangunan di suatu negara. Secara tidak langsung, anda telah membantu melancarkan proses pembangunan tersebut dengan menginvestasikan uang anda untuk kebutuhan pembangunan proyek-proyek tersebut.

Ini sama halnya dengan berbisnis pada sektor riil, anda dapat membuka lapangan pekerjaan baru, yang secara tidak langsung juga membantu pembangunan di suatu negara tempat anda berbisnis.

3. Apabila anda sudah cukup handal dalam sektor ini, bisa saja ini menjadi career path anda atau bahkan membukan peluang usaha anda pada sektor bisnis riil

Yang dimaksud oleh penulis adalah, apabila anda sudah handal dalam mengolah portofolio anda dan bisa mendapatkan return yang menarik dari portofolio anda, bisa saja anda akan dilirik oleh perusahaan-perusahaan sekuritas yang dapat memperkejakan anda. Dan apabila anda tidak berencana untuk bekerja, anda dapat mulai mengelola dana milik orang lain seperti teman-teman anda, saudara anda, dan apabila berhasil bisa saja anda membentuk perusahaan manajemen aset anda sendiri, menarik bukan?



THREATS


1. "Bermain saham" berarti berani bertaruh dengan kondisi pasar. Ada suatu masa dimana kondisi pasar dapat jatuh, yang dikatakan sebagai krisis

Terdapat satu ancaman yang mungkin juga ditakuti oleh kebanyakan pebisnis saham, dan mungkin seluruh pemilik bisnis sektor lainnya. Pada saat terjadinya krisis, biasanya pasar bursa saham juga akan jatuh lebih dalam dari biasanya yang menyebabkan nilai portfolio saham anda akan turun jauh melampaui harga beli saham-saham tersebut.

Namun sebenarnya, dampak krisis ini tidak hanya dirasakan oleh pebisnis saham melainkan bisnis dan investasi pada sektor lain.

Sebagai gambaran, saat krisis pada tahun 2008 dimana bursa saham hancur (market crash), berapa nilai saham dengan kategori blue chip (kapitalisasi besar)? Namun perlu dilihat pula, berapa harga jual properti pada saat itu? berapa harga jual raw material yang digunakan untuk usaha? Tentu semua akan terkena dampak dari krisis ini.

2. Awalnya berniat menjadi investor saham, setelah mencobanya ternyata anda lebih senang menjadi seorang spekulator

Kondisi ini banyak terjadi pada awal-awal anda memulai berbisnis saham. Anda berniat untuk menjadi investor di pasar modal, dan akan mengerjakan PR anda sendiri. Namun, kenyataan yang terjadi adalah anda mencari jalan pintas dengan menjadi seorang spekulator (baca selengkapnya)

3. Akan banyak sekali ajakan atau rekomendasi untuk membeli saham yang bisa saja menjebak anda

Setelah anda mencoba berbisnis pada sektor ini, anda akan lebih senang membaca analisa analisa yang dikeluarkan oleh perusahaan sekuritas, atau sekedar mengikuti ajakan-ajakan untuk membeli saham perusahaan tertentu. Sebenarnya, hal ini akan sangat membantu anda dalam memilih saham, akan tetapi anda perlu berhati-hati dan mau menerima resikonya apabila terdapat ketidak sesuaian antara rekomendasi yang diberikan dengan kondisi sebenarnya. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah, memastikan suatu berita ataupun rekomendasi tersebut masuk akal dan valid untuk setiap poin yang diberikan dalam rekomendasi tersebut.

You Might Also Like

1 comments

  1. FBS IndonesiaBroker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami
    trading forex fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
    3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

    Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
    Tlp : 085364558922
    BBM : FBSID007

    ReplyDelete