Lebih Jauh Mengenal Saham

IHSG-Bakal-Tertekan-lagi-Perhatikan-Delapan-Saham-Pilihan-Ini.jpg

Mendengar kata “saham”, beberapa masyarakat Indonesia akan mengaitkannya dengan hal negatif. Namun benar kah saham memang buruk? Atau malah sebaliknya? Agar lebih mengenal mengenai saham, akan saya bahas satu-persatu pandangan masyarakat mengenai saham.

1. Saham Bisa Membuat Cepat Kaya & Cepat Miskin

rich-and-poor-4ef6ff1db2d86_hires

Saya tidak mengerti apakah memang benar saham bisa membuat cepat kaya atau cepat miskin. Saya belum pernah mendapatkan cerita adanya orang yang menjadi cepat kaya karena berinvestasi saham di Indonesia. Jika cepat kaya dan cepat miskin karena forex, saya sudah pernah mendapatkan ceritanya.
Mengapa sulit untuk menjadi cepat kaya di saham? Mudah saja, karena ada aturan dari Pemerintah Indonesia dimana maksimum perubahan positif harga saham dalam sehari tidak lebih dari sekitar 30% harga pembukaan. Sebagai contoh, apabila saham ABCD pada hari Senin dibuka pada harga Rp 1,000 per lembar maka perubahan harga positif maksimum pada hari Senin tersebut adalah Rp 1,300 per lembar. Lalu darimana seseorang bisa cepat kaya jika maksimum perubahan hanya sekitar 30%? Perlu dicatat bahwa jumlah perusahaan yang terdaftar di bursa efek tidak lebih dari 600 perusahaan. Sangat sulit untuk mencari 1 dari 600 perusahaan yang mampu bergerak hingga 30% harga pembukaan. Perubahan sebesar 30% ini pun sangat jarang terjadi terus menerus. Umumnya perubahan maksimum ini hanya terjadi dalam sehari saja.
Mengapa sulit untuk menjadi cepat miskin di saham? Sekali lagi, karena ada peraturan dari Pemerintah Indonesia. Maksimum perubahan harga menjadi negatif adalah sebesar -10% harga pembukaan. Sebagai contoh, apabila saham ABCD pada hari Senin dibuka pada harga Rp 1,000 per lembar maka perubahan harga negatif maksimum pada hari Senin tersebut adalah Rp 900 per lembar. Sehingga tidak mungkin dalam sehari kerugian anda lebih dari -10%. Sangat susah bukan untuk cepat miskin di saham?
Satu-satunya cara untuk cepat kaya dan cepat miskin adalah menggunakan fasilitas margin. Apa itu fasilitias margin? Fasilitas margin mudahnya adalah anda meminjam uang dari perusahaan untuk melakukan transaksi saham. Setau saya maksimum fasilitas margin adalah 1:3 yang artinya anda bisa meminjam uang hingga 3 kali modal awal anda. Jika anda memiliki modal Rp 1,000,000 maka anda dipersilahkan untuk meminjam hingga Rp 3,000,000. Adanya fasilitas ini akan meningkatkan keuntungan anda. Sebagai contoh, jika tanpa margin keuntungan anda adalah Rp 100,000 maka dengan margin keuntungan anda bisa menjadi Rp 400,000. Fasilitas margin saham ini jauh lebih kecil jika dibanding fasilitas margin forex yang bisa mencapai 1:50.Sehingga cepat kaya dan cepat miskin dalam investasi saham ini lebih sulit jika dibandingkan dengan forex. Namun untuk teknis fasilitas margin ini saya kurang paham karena saya tidak pernah dan tidak ingin memakainya.
Saya sendiri percaya bahwa sesuatu yang terlalu cepat tidaklah baik. Saya percaya bahwa investasi membutuhkan waktu, tidak ada yang instan. Jadi masihkah anda percaya bahwa saham bisa membuat cepat kaya dan cepat miskin?

2. Investasi Saham Sama Dengan Judi

Bagi penganut agama Islam, permasalahan judi dan tidak judi ini cukup menjadi masalah. Untuk menjawab hal ini saya cukup menjelaskan bahwa ada MUI yang mengawasi saham-saham dari perusahaan yang diperbolehkan dan yang tidak. Lebih detailnya anda dapat melakukan searching mengenai larangan-larangan MUI.
Dalam investasi saham, dikenal adanya indeks-indeks. Apa itu indeks? Secara mudah, indeks menunjukkan kumpulan saham-saham pilihan dari lembaga yang profesional. ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) merupakan kumpulan dari saham-saham yang dikategorikan syariah. Lebih detailnya anda juga dapat melakukan searching terhadap indeks ini.

3. Investasi Saham Penuh Risiko

Risiko akan selalu muncul dalam setiap pilihan yang kita buat. Tidak terkecuali dengan saham. Beberapa orang mengatakan, investasi saham itu high risk – high return. Saya tidak sependapat dengan hal ini. Jika risk yang anda maskud adalah ketidak-tahuan maka saya setuju investasi saham termasuk high risk dan high return. Namun jika anda mengetahuinya, ada kemungkinan investasi saham memberikan low risk dan high return.
Sebagai gambaran dari risiko investasi saham, saya akan mengambil contoh perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Apakah anda tahu perusahaan PT. Bumi Resources Tbk. (BUMI)? Jika anda berinvestasi pada BUMI selama 3 tahun, maka uang Rp 1 Milyar anda pada hari ini (29 Mei 2016) akan menjadi Rp 63 Juta! Anda kehilangan uang sebesar -93% dari modal awal anda. Mengapa hal ini bisa terjadi? Jika anda mengecek laporan keuangan BUMI, maka anda akan tahu bahwa BUMI merupakan perusahaan yang tidak sehat.
Bagaimana jika anda berinvestasi pada perusahaan yang anda kenal? Katakanlah PT. Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)? Jika anda berinvestasi pada UNVR selama 3 tahun, maka uang Rp 1 Milyar anda pada hari ini (29 Mei 2016) akan menjadi Rp 1.97 Milyar belum termasuk dividen! Mengapa investasi di UNVR bisa menguntungkan? Tentu saja karena UNVR merupakan perusahaan besar yang selalu untung dan produknya dipakai oleh semua orang.
UNVR.PNG
Apakah berinvestasi pada perusahaan terkenal akan selalu menguntungkan? Ambil contoh PT. Krakatau Steel Tbk. (KRAS). Ternyata jika anda berinvestasi pada KRAS selama 3 tahun, maka uang Rp 1 Milyar anda pada hari ini (29 Mei 2016) akan menjadi Rp 830 Juta! Berinvestasi pada perusahaan besar ternyata tidak selalu menguntungkan. Mengapa? Selama beberapa tahun terakhir ternyata KRAS mengalami kerugian. Hal ini disebabkan harga baja yang sedang jatuh.
KRAS.PNG
Jelas terlihat bahwa risiko akan selalu muncul dalam setiap keputusan yang diambil. Risiko akan semakin besar dengan ketidak-tahuan. Meskipun memiliki pengetahuan, risiko juga akan tetap muncul. Sehingga dalam berinvestasi perlu untuk mengetahui profil risiko yang sesuai dengan diri masing-masing.
Berinvestasi saham tidak perlu menunggu menjadi pintar. Jika pintar adalah syarat untuk menjadi berhasil dalam investasi saham, maka seharusnya peraih nobel ekonomi tidak akan gagal berinvestasi saham.

4. Investasi Saham Barangnya Tidak Jelas!

Perkataan seperti ini sebetulnya sedikit lucu. Sedikit, tidak banyak. Dulu sebelum teknologi canggih, transaksi saham masih menggunakan kertas. Jika tidak percaya, silahkan tanya pada orang-orang yang bekerja di bursa efek.Seiring berkembangnya teknologi, sekarang transaksi saham tidak memerlukan kertas. Semuanya tercatat dengan elektronik. Namun masih ada lembaga yang bertugas untuk mencatat transaksi yang terjadi.
20140429-151406_46.jpg

Apabila kita memiliki satu lembar saham, maka kita memiliki perusahaan tersebut. Setiap tahun, perusahaan yang tercatat di bursa efek akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Semua yang memiliki saham perusahaan tersebut bisa hadir dalam RUPS. Kehadiran RUPS ini terkadang dibutuhkan Konfirmasi Tertulis Untuk RUPS (KTUR) dari broker, namun ada cerita yang tidak mengharuskan KTUR karena ada lembaga yang sudah mencatat kepemilikan saham kita (bisa searching pengalaman orang lain ketika menghadiri RUPS). Pada RUPS ini membahas mengenai kinerja perusahaan, langkah strategis, dan kebijakan dividen (bagi hasil), makan-makan, dll. Kebijakan dividen ini diambil ketika perusahaan mengalami keuntungan dan seluruh pemegang saham setuju untuk adanya pembagian dividen. Sehingga jelas bahwa seluruh keputusan diambil berdasarkan musyawarah.
Apakah dividen yang didapatkan berjumlah besar? Rasio dividen ditentukan berdasar RUPS. Jarang sekali ada perusahaan yang membagi dividen sebesar 100% dari laba bersih. Sebagai contoh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM). Pada tahun 2016 ini membagi dividen 59.90% dari laba bersih di tahun 2015. Dividen TLKM ini sekitar Rp 94.64 per lembar saham. Harga per lembar saham TLKM pada hari ini (29 Mei 2016) adalah Rp 3,760. Sehingga jika anda ingin mendapat dividen TLKM sebesar 100 lembar, anda harus membayar Rp 376,000 dan mendapat dividen Rp 9,464. Jumlah dividennya kecil? Tentu saja kecil, modal dari TLKM saat ini saja Rp 100 Triliun lebih! Anda yang hanya bermodal Rp 376,000 ingin dapat jutaan? Ya anda perlu menambah modal investasi anda karena besarnya keuntungan bergantung dari proporsi kepemilikan anda!
Yang melakukan investasi pada saham tidak hanya investor individu, investor korporasi juga melakukannya. Jika anda bekerja di PT. Astra International Tbk. (ASII), perusahaan PT. United Tractors Tbk. (UNTR) bisa menjadi anak perusahaan ASII karena mayoritas sahamnya dimiliki oleh ASII. Tidak hanya UNTR, banyak perusahaan menjadi anak perusahaan ASII karena mayoritas sahamnya dimiliki ASII. Jika investasi saham barangnya tidak jelas, lalu ASII induk dari perusahaan apa? Kok ada perusahaan yang mau diatur oleh ASII padahal saham barangnya tidak jelas? Think twice!
Terakhir dari saya, jika anda masih berpikir investasi saham berkonotasi negatif, mungkin itu karena anda terlalu banyak mendengar cerita-cerita negatif atau terlalu banyak menonton film-film mengenai penipuan saham. Cobalah untuk mengubah sudut pandang anda, tapi saya tidak memaksa karena saya hanya berusaha memberikan edukasi. Semoga bermanfaat.

Gambar:
  • http://www.sisidunia.com/wp-content/uploads/2014/09/IHSG-Bakal-Tertekan-lagi-Perhatikan-Delapan-Saham-Pilihan-Ini.jpg
  • http://onlineactivist.uk/wp-content/uploads/2015/01/rich-and-poor-4ef6ff1db2d86_hires.jpg
  • http://kanalsatu.com/images/20140429-151406_46.jpg

You Might Also Like

2 comments

  1. Selamat Siang,
    saya sudah membaca blog anda, sangat mudah di pahami dan saya sangat tertarik untuk bekerja sama dengan anda, kami dari Forexmart menawarkan kerja sama affiliasi yang sangat menguntungkan untuk anda, jika anda berminat dan tertarik dengan penawaran ini bisa menghubungi email saya di www.forexmart.com dan saya akan memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai penawaran kerjasama ini.
    Terima Kasih dan salam sukses untuk anda

    ReplyDelete
  2. Sangat mudah dipahami dan memberi pengetahuan lebih untuk orang yang ingin memulai berinvestasi.

    ReplyDelete